Tangki bahan bakar suatu kendaraan memiliki peranan penting bagi suatu kendaraan. Tapi banyak pengguna kendaraan menyepelekan hingga bagian dalam tangki berkarat. Anda harus ingat musuh terberat logam adalah karat.
Kebanyakan orang memiliki kebiasaan mengisi bahan bakar hanya setengah dari ukuran penuh. Ada pula yang memiliki kebiasaan mengisi bahan bakar dari kondisi indikator menunjukkan garis akhir atau E (Empty). Perilaku ini memang tidak ada salahnya, jika pemakaian terjadi saat melakukan perjalanan jauh.
Tapi apabila pencapaian batas akhir garis satu minggu sekali Anda harus berhati-hati. Karena kebiasaan ini akan sama pada Anda yang suka mengisi BBM hingga setengah kapasitas tangki. Risiko karat pada bagian dalam tangki akan menjadi sangat besar.
Karat pada tangki bahan bakar terjadi karena embun yang dihasilkan oleh tekanan gas bahan bakar. Jadi hal ini yang harusnya sebisa mungkin kita hindari. Apalagi kendaraan dengan kondisi bahan bakar setengah dari kapasitas dan diparkir di bawah terik matahari. Dan hal ini akan sangat cepat membuat proses karat pada tangki kendaraan.
Hal seperti ini juga jangan dilakukan bagi Anda yang hendak mudik tanpa menggunakan kendaraan pribadi. Pastikan kendaraan yang Anda tinggal dalam kondisi tangki penuh dan berada di dalam garasi. Sikap ini akan menghindarkan tangki bahan bakar terserang karat pada saat Anda tinggal mudik beberapa hari.
Sedang untuk penggunaan kendaraan sehari-hari, biasakan 1 minggu sekali tangki bahan bakar terisi penuh. Apalagi situasi dan cuaca yang Anda hadapi setiap hari berbeda-beda. Jika kondisi tangki hanya terisi setengah usahakan mencari area parkir yang lebih teduh.(kpl/vin)-Otosia.com
Jakarta, KompasOtomotif – Banyak yang menganggap kaca film tidak perlu perawatan khusus, cukup memoles bodi dan mengelap ringan kaca film agar mobil tetap tampil kinclong. Padahal, jika kita rajin membersihkan kotoran yang menempel, lapisan penahan panas itu akan berusia lebih panjang.
Syaratnya, seperti yang dijelaskan Sondhi Wasono, staf promosi PT V-Kool Indo Lestari, kaca film yang bagus memberi garansi minimal lima tahun. Namun, alangkah baiknya jika berinisiatif merawat, minimal dilap.
”Lapisan kaca film berada di sisi dalam kaca, memang jarang kotor. Tapi debu yang menempel biasanya mempengaruhi usia kaca film jika tidak rajin dibersihkan,” terangnya ketika ditemui KompasOtomotif di IIMS 2012.
Sebenarnya, perawatan kaca film sangat mudah. Sondhi menyarankan untuk melakukan pengelapan menggunakan kain mikrofiber dengantekstur sangat lembut, dan biasa dipakai salon mobil untuk memoles bodi. Jangan pernah menggunakan kanebo, atau bahkan tisu. Pasalnya, debu yang menempel akan menggores permukaan kaca film.
”Kalau di V-Kool, terdapat lapisan anti gores. Kalau debu menempel kuat di kanebo atau tisu, tetap saja menyebabkan kaca film tergores. Kain mikrofiber juga harus bersih. Nggak mahal sih dan sudah banyak dijua," jelas Sondhi.
Untuk cairan pembersih, jangan menggunakan bahan kimia yang bersifat asam atau mengandung alkohol. Cukup dengan sampo bayi plus air hangat.
Selain ekonomis, mobil bermesin diesel juga dikenal bandel dan tahan banjir. Apalagi pemilik mobil di daerah seperti Jakarta yang kerap kali tergenang. Tentu saja ketahanan ini berbeda dengan mesin bensin yang rentan terganggu pada sistem pengapian.
Karena itulah, kini pemakaian mesin diesel mulai marak. Namun kadang masih saja ada anggapan yang mengalir bahwa mobil bermesin diesel itu rumit dalam perawatan. Padahal mesin diesel bila dipergunakan untuk jarak jauh, semakin panas semakin bagus. Berbeda dengan mesin bensin. Bila terlalu panas, mesin bensin kecenderungannya mogok karena ada semacam pengembunan pada sistem karburasi sehingga dapat mengganggu pembakaran.
Ada beberapa kiat untuk menjaga mesin diesel aman melaju. Memang mesin penting, tetapi yang teramat penting adalah orang yang memiliki, memelihara dan menjalankannya.
1. Pemakai mobil diesel jangan terburu menjalankan mesin diesel sebelum dilakukan pemanasan. Mesin diesel harus dipanasi sedikitnya lima menit.
2. Yang paling utama adalah jangan sampai tangki solar kosong. Disarankan saat tangki berisi 1/3 dari kapasitas, harus segera diisi kembali. Jika tangki kehabisan solar, pemakai harus memompa injection pump karena sifat solar tidak menguap.
3. Bila terjadi kerusakan parah pada injection pump, sebaiknya langsung dibawa ke bengkel, jangan melalui montir sembarangan. Perbaikan harus dilakukan di bengkel khusus mesin diesel.
4. Filter udara harus rajin dibersihkan minimal setiap 20 km. Sebab debu adalah musuh utama dari mesin diesel. Debu yang masuk ke ruang mesin mempercepat keausan pada ruang bakar karena debu akan menjadi bahan pengasah antara selinder dengan ring piston.
5. Selain filter udara, filter solar juga harus diperhatikan kebersihannya. Bila rusak harus segera diganti. Jangan ditunda-tunda! Ibarat selokan, harus terbebas dari sampah agar tidak terjadi penyumbatan dan jadi sumber penyakit.
6. Di samping setiap pagi harus membuang air dari saringan solar maka secara rutin dianjurkan membersihkan saringan solar dan diganti setelah menempuh 16.000 km.
7. Hal yang perlu mendapatkan perhatian juga adalah pemeliharaan oli. Ganti minyak pelumas (oli) setiap 5000 km dan ganti filternya, agar mesin tetap stabil, kokoh dan nyaman.
8. Perhatikan juga baterey (Accu), kabel- kabel dan busi. Meski mesin disel bisa dihidupkan tanpa ketiga bagian ini, yakni dengan cara ditarik mobil lain namun hal itu tentu tidak dilakukan setiap hari. Akan terasa aneh, setiap hari harus ditarik baru mesinnya hidup.
9. Jika ingin menghemat pemakaian solar dan menjadikan performa mesin meningkat, anda bisa menggunakan alat penghemat bbm yang telah teruji dan memiliki garansi 1 tahun untuk menjamin kepuasan anda sebagai konsumen.
Sebenarnya sudah banyak cara dan info mengatasi baret pada cat mobil, tapi disini saya cuma mengingatkan lagi bagi yang sudah tau dan memberikan info baru bagi yang belum tau. Mudah-mudahan nantinya bermanfaat,
1. Baret ringan:
- Peralatan yang perlu disiapkan:
- Spoons,
- Kain katun yang bersih,
- Compound putih,
- Scratch remover,
- Polish dan wax.
Cara kerjanya:
JIka Baret terjadi karena habis
nyuci mobil, baret yang seperti sarang laba-laba, Cara menghilangkannya cukup gunakan wax semprot
baret ini bisa hilang. Jika baret seperti terkena tas,
bisa dihilangkan dengan cara gosok bagian yang baret dengan compound
puth dengan tekanan ringan, setelah agak nge-dof lalu poles dengan
scratch remover sampai mengkilap, setelah itu poles dengan polish
terakhir tinggal diwax, selanjutnya bisa dirawat dengan wax semprot.
2 Baretnya Sedang
- Peralatan yang harus disiapkan:
- Kain katun bersih,
- Compound kuning,
- Scratch remover,
- Ppolish dan wax,
Cara kerjanya:
JIka baret seperti baret di sekitar handle pintu
biasanya karena kunci. baret ini bisa dihilangkan dengan cara pertama
compound dulu sekitar daerah yang baret pake compound kuning atau compound putih dengan sedikit tekanan lalu bilas dengan air bagian yang
compound tadi, setelah itu gunakan scratch remover, poles dengan sedikit
tekanan juga sampai baret sisa compound tadi hilang, lalu gunakan
polish, poles dengan tekanan mengambang setelah itu baru diwax
(disarankan pake yang hard shell).
3. Baret berat
- Peralatan yang harus disiapkan :
- Kain katun yang bersih,
- Amplas basah 1500/2000,
- Compound kuning,
- Touch up,
- Scratch remover,
- Polish, wax tipe hard shell kalo ada, mesin poles.
Cara Kerjanya:
Untuk baret yang dalam (ini perlu re-touch) pertama amplas
pelan-pelan bagian yang baret dengan amplas 1500 yang sudah dibasahi.
setelah halus lalu panaskan (jemur mobil di terik matahari) bagian yang
diamplas tadi sekitar satu jam...setelah itu bisa di touch up, setelah
touch up kering lalu compound dengan compound putih sampai bagian yang
di touch up megkilap dan halus, setelah itu gunakan scratch remover
dengan tekanan mengambang, kemudian di polish sampai mengkilap
(sebaiknya proses ini dengan mesin), setelah itu bisa diwax (gunakan
wax bertipe hard shell).
Penggunaan AC pada kendaraan sangat penting mengingat kondisi cuaca negeri kita ini cukup panas saat musim kemarau tiba. Apalagi bagi yang tinggal dikota-kota besar terutama jakarta. tidak hanya panas, macet juga memicu wajibnya kendaraan memiliki fasilitas AC untuk menghindari rasa panas tersebut. tapi bagaimana jika AC pad kendaraan anda mengalami masalah seperti tidak dingin lagi saat mobil berhenti meski mesin masih nyala. Permasalahan seperti ini sering timbul pada kendaraan yang cukup berumur. Tapi bukan berarti kendaraan baru tidak pernah mengalami masalah seperti ini. Bagaimana mengatasinya?
Jika terjadi masalah AC tidak dingin atau tidak terasa angin dingin dari blower besar kemungkinan cairan refrigerant kurang atau malah habis. Jika permasalahan ini hanya terjadi pada saat macet, coba periksa kipas AC besar kemungkinan kipas AC tidak bekerja secara normal atau bahkan mati. Jadi penyebab masih terasa panas adalah refrigerant yang seharusnya didinginkan ternyata sudah kembali masuk ke kompresor. Jika masih terasa panas saat mobil sudah jalan berarti permasalahannya mungkin terjadi kebocoran pad slang AC.
Untuk itu carilah Teknisi AC yang berpengalaman dan pastikan tidak ada kebocoran pada slang AC Rawatlah AC berkala tiap kelipatan 40ribu Km. Jika sering melewati kawasan berdebu dan kotor sebaiknya lebih cepat dari yang disarankan diatas. Kotoran bisa saja menyumbat blower sehingga bisa menghambat kinerja kompresor.
Pasti pada pusing mengatasi masalah kebocoran pada bagian mobil terutama radiator, tangki minyak,bagian mobil dari plastik, almini atw fiber yang pecah. Saya mo kasi tau nih apa saja yang perlu disiapkan. penasaran kan? Mari ikuti saya..hehe
Yang perlu disiapkan
1. Lem super ( alteco, power glu ato sejenisnya)
2. Sikat gigi
3. Semen Putih
Caranya gampang bangat... tinggal campurkan lem dengan semen putih kemudan tempelkan pada bagian tangki atau radiator yang bocor. untuk bahan plastik dan fiber tinggal cor saja pakai campuran tersebut.
Tambahan lgi nih, Untuk slang karet radiator yang bocor bisa diakali dengan campuran ini juga. carana tinggal ditambalkan pada daerah bocor lalu diikat dengan karet ban atw kasa nyamuk kalau ada.
Semua yang saya jelaskan diatas hanya berlaku pada keadaan darurat, terutama bagi yang suka adventure. Kecuali anda kurang dana untuk beli yang baru..hehe...:P Untuk itu selalu siapkan bahan-bahan ini dimobil anda. Jangan khawatir dengan tingkat keberhasilannya, asal dilakukan dengan teliti dan benar, cara ini cukup ampuh. Malah yang sudah mencoba cara ini tidak perlu ganti onderdil sampai 1,5 tahun. Lumayan ampuh bukan? selamat mencoba.^_^
Koq mesin disel semakin dibenam pedal gasnya makin tidak bertenaga, katanya disel mesin yang kuat? Banyak yang tidak tahu bahwa cara mengendarai mesin disel dan bensin itu sebenarnya berbeda. Sama halnya dengan produk manusia lainnya. Kita harus mengoperasikan sesuai dengan manual book yang diberikan sehingga fungsinya berjalan sebagaimana mestinya. Mesin disel juga seperti itu, tidak sama seperti mengendarai mesin bensin yang bisa digas secara spontan. Kenapa begitu? Karena adanya perbedaan mekanisme akselerasi putaran mesin serta karakteristik pembakaran bahan bakar-nya. Jadi ini dia trik sebenarnya.
Sebaiknya saat mengijak pedal gas lakukan dengan perlahan sesuai irama putaran mesin sehingga bisa tercapai kinerja mesin yang optimal dan tidak dibenarkan menginjak pedal gas secara spontan. Hal ini dikarenakan peningkatan suplay bahan bakar dari injektor keruang bakar yang memicu kinerja mesin. Dan ruang bakarnya juga lebih panjang dari mesin bensin.
Perbedaan yang lain adalah panel gas pada bensin berfungsi langsung mengontrol bukaan katup pada saluran udara (Butterfly Valve), pada mesin diesel panel gas tidak mengontrol katup melainkan mengontrol pompa injeksi. Menekan panel gas spontan dan terlalu dalam hanya akan membuat bahan bakar jadi boros, asap akan ngebul dan suhu gas buangan tentu akan meningkat dengan cepat. Alhasil mesin akan cepat panas dan tidak bertenaga. Sebaiknya berakselerasilah sesuai irama mesin untuk mendapatkan tenaga disel yang super kuat.
Menekan tuas kopling juga harus diperhatikan, jangan menggantung (separu menekan) pedal kopling dengan harapan tenga akan stabil seperti yang biasa kita lakukan pada mesin bensin. Menggantung tuas transmisi hanya akan membuat mesin drop. Pada mesin disel tuas kopling difungsikan pada saat pertukaran transmisi saja. Jika saat berkendara terasa tenaga sudah berkurang sebaiknya jangan memaksakan akselerasi dengan nggantung tuas koping, pindahkan transmisi dengan pasti sehingga tenaga jadi maksimal.
Semoga artikel ini bermanfaat.









